Nguping Jakarta merupakan tempat berkumpul para dialog absurd yang berseliweran di kota Jakarta. Berisi pengalaman NYATA yang sama. Pembaca dapat mengirimkan kisah nyata-nya ke ke nguping.jakarta@gmail.com lengkap dengan siapa yang mendengar dan tempat kejadian. Alamat situsnya dapat diakses di:

 

http://ngupingjakarta.blogspot.com/

 

Contoh:

10 October 2008

Bilang dong dari tadi!

Pembeli haus: “Pak, Mizone dingin berapa?”
Penjual minuman: “Wah, nggak ada dek.”
Pembeli haus: “Lha ini?”
Penjual minuman: “Ooh, mijon.”

Didengar oleh seseorang yang akhirnya lebih memilih air putih.

Posted by Nguping Jakarta at 2:26 AM
6 comments

 

Maaf, kami tidak melayani londo…

Sekelompok teman: (membaca menu) “Mas sweet ice teanya tujuh, ya!”
Pelayan dengan muka bingung: “Umm, tunggu sebentar ya…”
(…)
Pelayan kembali: “Maaf mas, gak ada…”
Salah satu teman penasaran: “Kalau gitu ganti es teh manisnya aja tujuh deh, mas!”
Pelayan: “Oh kalo itu ada mas!”

Mall di jakarta, didengar oleh enam orang teman lainnya yang malas menjelaskan ke pelayan apa persamaan sweet ice tea dan es teh manis.

Posted by Nguping Jakarta at 6:09 PM
2 comments

 

Itu mah sekali jepret langsung lari…

Pembeli rese: “Mas,ada kamera paranoid ga?”
Penjaga bingung: “Hah?”
Pembeli rese: (nada sok tau) “Itu yg sekali jepret langsung jadi…”

Studio Foto, didengar oleh wanita yang membayangkan ekspresi kamera ketakutan.

Posted by Nguping Jakarta at 6:17 PM
4 comments

Gak bisa diusahain, mas?

Internet addict: “Mas, di sini ada hotspot-nya gak?”
Pelayan: “Kebetulan restoran kami hanya menyediakan makanan Indonesia dengan penyajian standard, mbak.”

Restoran di Kemang, didengar oleh seseorang yang hampir menelan sendok.

 

 

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *