Tujuan dari proses bisnis adalah untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi perusahaan demi meningkatnya daya saing terhadap kompetitior dan pengembangan bisnis sebuah perusahaan.

Seiring berkembangnya persaingan dalam dunia bisnis, setiap perusahaan harus cepat dalam merespon. Baik terhadap kompetitor maupun pelanggan. Hal ini tentunya akan berimbas kepada proses bisnis  yang akan semakin kompleks dan memakan banyak sumber daya (resource). Padahal untuk membuat desain proses bisnis akan memakan waktu lama. Hal ini tidak efisien. Sementara persaingan dengan kompetitor dan pelanggan tidak bisa menunggu.


Siklus proses bisnis tanpa BPM adalah

1. Perancangan oleh Business Analyst

2. Komputerisasi oleh Developer

3. Eksekusi oleh User

4. Monitor oleh Business Analyst

Permasalahan yang sering dihadapi dalam membuat proses bisnis tanpa Business Process Management (BPM):
1. Banyak duplikasi Data: Banyak input data yang berulang

2. Inefficient: Banyak pekerjaan yang berulang, dan orang yang mengerjakan hal yang sama

3. Tidak mudah dikontrol: Aliran tugas sulit dikontrol oleh manajemen

4. Tidak bisa melihat proses yang terjadi: Proses yang terjadi di tiap departemen sulit terlihat.

5. Unstructured Task, kinerja hanya lewat mulut kemulut tanpa ada data: Pekerjaan tidak terdata

6. Visibillity terbatas: Sulit menentukan SLA sebuah pekerjaan, Misal dalam sebuah bank ketika menangani komplain kartu ATM rusak.

7. Kesulitan administratif

Business Process Management (BPM) meminimalisir bahkan menghilangkan masalah tersebut. BPM merupakan software yang dikeluarkan oleh berbagai perusahaan salah satunya IBM. BPM tidak sama dengan tool bisnis proses yang ada seperti Microsoft Visio.


Siklus proses bisnis dengan BPM

1. Process Modeler oleh Business Analyst

2. Process IDE oleh Developer

3. Process Portal oleh End-User

4. Process Monitor oleh Business Analyst

BPM mengakomodasi semua pekerjaan dalam proses bisnis. Berbeda dengan tool proses bisnis yang hanya bisa dipakai pada saat perancangan/pemodelan.

Pada IBM Websphere BPM, Websphere adalah lisensi dari IBM yang bertujuan untuk mendukung SOA (Service Oriented Architecture).

IBM BPM tergolong mudah digunakan, dahulu IBM BPM merupakan kelanjutan dari Lombardi. namun sekarang IBM menggabungkannya dengan Websphere Process Server. Sehingga produk ini lebih powerfull.
Untuk membuat bisnis proses yang kompleks sekalipun kita hanya perlu menambah klik-klik drag dan sedikit coding. dan kita bisa mendapatkan output webservice.

Berikut keuntungan dari BPM IBM :

1.Dapat merubah dari diagram langsung dijadikan implementasi

2. Dapat melihat kinerja proses

3. User Interface yang mudah digunakan, bahkan oleh bisnis user

4. Dapat menghitung waktu proses, tiap bagian atau proses dari awal-akhir

5. Dapat menghitung human workflow

6. Proses bisa reusable, bisa digunakan di proses lain

7. Masalah bottleneck dalat dihandel dengan fitur monitoring

8. Pada BPM Advance mendukung SOA koneksi antar aplikasi yang berbeda.

9. Output form dapat di-customize.

10. Dapat mengimpor diagram Microsoft Visio melalui website blueworkslive.com

11. Dukungan forum Lombardi

BPM memudahkan membuat proses bisnis, tinggal bagaimana organisasi dapat menentukan arah bisnisnya supaya lebih baik.

Sumber:

Bisnis Proses Manajemen (BPM) dan Manfaat Bagi Perusahaan

Facebook Comments

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *