Hati-Hati Berinvestasi pada Futures

Hati-hati dalam melakukan investasi, terutama investasi pada Futures (menurut saya, futures bukan lagi investasi melainkan trading, judul ini tepatnya adalah hati-hati trading dengan futures), karena investasi ini berisiko tinggi, banyak pengalaman pahit teman-teman saya sehubungan dengan investasi Futures. Futures di Indonesia dikenal sebagai kontrak berjangka. Aset dasar Futures dapat berupa komoditas dan aset keuangan.

Supaya mendapatkan gambaran kasar mengenai Futures, bayangkan tiket pertandingan bola untuk besok sebagai suatu aset atau komoditi. Tiket hanya akan diperjualbelikan pada tanggal pertandingan dengan harga resmi loket Rp 50.000, sehingga saat ini anda belum dapat membelinya. Seorang calo meyakinkan anda bahwa dia dapat membeli tiket pertandingan dan dapat menjual pada anda seharga Rp 80.000 sekarang. Karena anda yakin bahwa harga tiket diluar loket akan naik lebih dari Rp 80.000, dan anda berpikir bisa mendapatkan keuntungan apabila membeli tiket ini, maka anda membeli tiket tersebut pada harga Rp 80.000 dari calo tersebut, walaupun anda tidak menyukai pertandingan bola  dan anda tidak akan menggunakan tiket tersebut untuk menonton. Sebagai tanda jadi beli anda menyetor Rp 30.000 kepada sang calo. Sang calo juga berkata apabila anda tidak ingin menggunakan tiket untuk menonton, maka dia bersedia menjualkan tiket diluar loket sesuai dengan harga pasar. Sang calo juga berkata kepada anda bahwa anda dapat membatalkan pembelian tiket tersebut.

Esok harinya ternyata penjualan tiket sangat laku, dalam sebentar saja loket sudah ditutup sedangkan banyak orang yang ingin menonton pertandingan tidak mendapatkan tiket. Di sini anda mendengar bahwa di luar loket, tiket dapat dijual sebesar Rp 150.000. Anda segera menghubungi sang calo untuk segera menjual tiket tersebut. Anda menerima uang penjualan tiket sebesar Rp 100.000 setelah dipotong Rp50.000 (apabila tidak ada potongan komisi lagi). Anda dapat meraih keuntungan sebesar Rp 70.000 dari modal sebesar Rp30.000 dalam satu hari, dahsyat bukan?

Sampai di sini anda biasanya sudah paham dan segera tertarik untuk melakukan spekulasi. Tunggu dulu, bagaimana kalau skenarionya berubah? Bayangkan bila esok hari ternyata hujan. Hari itu tidak banyak tiket yang dibeli. Anda menelpon ke sang calo dan berkata anda tidak jadi membeli. Semua uang yang telah disetor tidak bisa kembali lagi. Akan tetapi semua berpulang kepada anda. Setiap orang memiliki rejeki masing-masing. Setiap investasi dan spekulasi ada risikonya, yang penting anda tahu dan mau mengambil risiko tersebut.

Futures mirip dengan forward (perjanjian/kontrak untuk membeli sebuah asset (dapat berupa saham atau komoditi) di masa yang akan datang dengan harga yang disepakati) tetapi ada beberapa fitur yang diformalisasi dan karakteristik yang distandarisasi. Beberapa perbedaan-nya

  1. Diperjual-belikan di pasar sekunder yang terorganisasi.
  2. Marked to market, rekening investor dihitung untung atau ruginya secara harian
  3. Ketentuan kontrak pada future (kontrak berjangka) terstandarisasi, sedangkan kontrak forward tidak karena hanya merupakan persetujuan pribadi antar 2 lembaga keuangan atau lembaga keuangan dan nasabahnya.

Dalam kontrak futures, bursa harus mengatur:

1. Aset

2. Ukuran kontrak

3. Tempat/lokasi penyerahan

4. Waktu penyerahan.

Jika dua investor secara langsung dan menyetujui untuk memperdagangkan suatu aset dengan harga tertentu yang penyerahannya akan dilakukan di masa mendatang, ada risiko yang ditanggung. Pihak yang beruntung akan berusaha mempertahankan persetujuan tersebut, sedangkan yang merugi ada kemungkinan akan berusaha menghindarinya. Untuk mengatasi hal ini, maka diperlukan margin. Investor akan membuka Rekening margin untuk dapat melakukan perdagangan berjangka.

Pada setiap penutupan hari perdagangan, berdasarkan penyesuaian terhadap nilai pasar, ada kemungkinan harga futures naik / turun, sehingga saldo rekening margin dapat melebihi/kurang dari margin awal. Pada akhir setiap hari perdagangan, keuntungan (kerugian) ditambahkan pada (dikurangkan dari) rekening margin, yang membawa nilai kontrak kembali ke nol

Long position -> setuju utk membeli

Short position -> setuju utk menjual

Profit yang didapat pada jatuh tempo

  • Long -> Spot – harga futures asli
  • Short -> Harga asli futures – spot

 

1. Profit pada Pembeli Futures (Bodie)

 

2. Profit pada Penjual Futures (Bodie)

 

Strategi Trading pada Futures

  • Spekulasi
    • Short apabila percaya bahwa harga akan turun
    • Long apabila percaya bahwa harga akan naik
  • Hedging
    • Long Hedge untuk melindungi terhadap kenaikan harga
    • Short Hedge untuk melindungi terhadap penurunan harga

Basis adalah perbedaan antara harga futures dan harga, seiring dengan waktu, basis akan berubah dan semakin konvergen

Basis Risk adalah variasi pada basis yang mengakibatkan performance profit dan atau hedging

 

Lampiran:

Berikut ini adalah informasi yang diambil dari Forum Kaskus. Silakan dibaca supaya lebih berhati-hati dalam berinvestasi terutama berinvestasi pada kontrak berjangka (Futures).
Show ▼

Link yg berguna:

Show ▼

DAFTAR ALAMAT PERUSAHAAN FUTURES DI INDONESIA

Show ▼

Tambahan informasi dari bro disful, perusahaan dibawah ini bermasalah dan terbukti menipu melalui iklan lowongan kerja:

Show ▼

Sumber: http://www.kaskus.us, http://discountfuturestrading.blogspot.com, http://en.wikipedia.org

Facebook Comments

Post Media Link

Yohan Naftali