Development Economics
Upaya Pemerataan Pembangunan
Apr. 22, 2009
Oleh Yohan Naftali
Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Borobudur 2006
Mata Kuliah: Ekonomi Pembangunan
Supervisor: Prof. Dr. H. M. Arief Djamaluddin
BAB I
PENDAHULUAN
Kunci dari pembangunan adalah kemakmuran bersama. Pemerataan hasil pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi merupakan tujuan pembangunan yang ingin dicapai. Tingkat pertumbuhan yang tinggi tanpa disertai pemerataan pembangunan hanyalah menciptakan perekonomian yang lemah dan eksploitasi sumber daya manusia. Hipotesis Kusnets (1963) yang menyatakan bahwa sejalan dengan waktu ketidakmerataan (inequality) akan meningkat akan tetapi kemudian akan menurun karena adanya penetesan ke bawah (trickle down effect), sehingga kurva akan berbentuk seperti huruf U terbalik (Inverted U). Akan tetapi pada kenyataannya penetesan ke bawah (trickle down effect) tidak selalu terjadi, sehingga kesenjangan antara kaya dan miskin semakin besar. (continue reading…)
Share on Facebook Share on Twitter
Era Keemasan
Jun. 16, 2008
Sumber: National Geographic
Randy Olson, fotografer kisah Era Keemasan, memaparkan pandangannya soal budaya modern di China.
Nama saya Randy Olson dan saya seorang fotografer. Saya telah menghabiskan banyak waktu tahun lalu di China untuk menceritakan tentang perkembangan kelas menengah, sebuah kelas nyaman di Cina. Pada dasarnya ceita ini berkisah tentang uang. Secara garis besar kisah ini bercerita tentang ekonomi Cina yang merah dan panas, dimana menambahkan sebuah ekonomi sebesar ekonomi Itali setiap tahunnya. Dan akibatnya adalah pada tahun 2010 jumlah kelas menengah di Cina akan menyamai jumlah kelas menengah di Amerika Serikat dengan gaya hidup yang nyaman. Ini merupakan suatu pertumbuhan yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Itulah pandangan garis besarnya. Pandangan kecilnya lebih menarik lagi. Anda memasuki tingkat individu dan anda sadar uang telah beredar begitu cepat di kalangan mereka. Ekonomi telah mencapai hasil yang sekarang didapat dalam 10 tahun, dan hasil tersebut telah dicapai dalam 50 tahun di daerah kami. (continue reading…)
Share on Facebook Share on Twitter
Peranan Pertanian dalam Pembangunan
Mar. 10, 2008
Oleh: Yohan Naftali
PENGANTAR
Pada makalah ini akan dibahas mengenai peran pertanian dalam pembangunan. Pada bagian awal akan dijelaskan mengenai kontribusi pertanian dalam mencapai keberhasilan pembangunan. Konsep strategi pembangunan berimbang merupakan tujuan pembangunan yang paling ideal. Akan tetapi negara berkembang tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk melaksanakan pembangunan di bidang pertanian dan industri sekaligus. Sehingga pemerintah negara berkembang harus menekankan pada pembangunan di sektor pertanian terlebih dahulu sebagai batu loncatan untuk pembangunan di bidang industri.
Bagian kedua menjelaskan masalah harga produk pertanian. Di sini dipermasalahkan apakah harga harus ditentukan oleh mekanisme pasar ataukah ditentukan oleh pemerintah, harga pertanian yang mahal akan menyebabkan konsumen tidak mampu membeli, di lain pihak harga pertanian yang terlalu murah akan menghambat produktivitas pertanian. Selain itu pada bagian kedua juga akan dibahas mengenai konsekuensi adanya penetapan harga. Disarankan bahwa harga seharusnya dibentuk melalui mekanisme pasar, intervensi pemerintah justru akan menimbulkan masalah. Di Indonesia sendiri, pemerintah Indonesia memegang kendali harga melalui Bulog, dengan tujuan melindungi petani, akan tetapi banyak kebijakan yang dipertanyakan seperti kebijakan impor beras dari luar negeri dengan tujuan menstabilkan harga. Hal ini justru membuat rakyat berpikir kalau pemerintah ingin menekan harga pertanian serendah mungkin, sebagai upaya menahan laju inflasi. (continue reading…)
Share on Facebook Share on Twitter
Hubungan Dagang dengan Australia
Dec. 18, 2007
Secara geografis letak Indonesia sangat dekat dengan Australia. Lokasi yang berdekatan memberikan manfaat dalam perdagangan, karena biaya transportasi lebih murah daripada berdagang dengan negara yang letaknya jauh. Bagi Australia, Indonesia adalah tetangga Australia yang terdekat.
Menurut Lembaga Australia Indonesia (AAI), hubungan antara kedua negara ini mempunyai sejarah yang panjang. Persamaan antara hewan dan tanaman yang ada di Australia, Irian Jaya, Nusa Tenggara dan Sulawesi merupakan bukti adanya hubungan tersebut. Juga terdapat hubungan sosial dan budaya. Cerita mengenai hubungan ini sudah lama dimulai dalam sejarah manusia. Namun sulit untuk mengatakan kapan tepatnya hubungan antara Australia-Indonesia itu dimulai. (continue reading…)
Share on Facebook Share on Twitter

